Sabtu, 01 Juni 2013

PMII Paser Sorot Proyek Jalur Ganda Kuaro

TANA PASER – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Paser dan Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Paser menyoroti kondisi ruas jalur ganda yang pembangunannya belum tuntas, namun tiang lampu penerangan jalan sudah berdiri tanpa disertai dengan median pembagi jalan. Selain berdebu saat panas, juga masih ada sejumlah pondasi ruas jalan yang dibangun tidak sempurna sehingga menimbulkan banyak lubang.

Wakil Ketua LIRA Paser Susanto  mengaku mengapresiasi terobosan yang dilakukan Bupati Paser HM Ridwan Suwidi dalam membenahi askes transportasi di sejumlah ruas jalan poros kecamatan guna meningkatkan mobilitas ekonomi warga. Namun, yang disayangkan dinas atau instansi terkait terkesan tidak siap dalam mengimplementasikan keinginan bupati.
“Ada beberapa kemungkinan yang mempengaruhi kualitas pengerjaan sejumlah jalur dua, pertama karena perencanaan yang dilakukan dengan tergesa-gesa dan tidak matang, lemahnya pengawasan dan kontrol dinas terhadap hasil akhir proyek yang dikerjakan rekanan serta yang terakhir adalah lemahnya koordinasi antara dinas terkait yang berdampak tidak sinkronnya perencanaan yang telah disusun,” ujarnya, Jumat (1/3).
Sementara itu, PMII Paser Syukran Amin mengatakan, langkah yang diambil pemerintah sudah sangat baik untuk pembangunan di Kabupaten Paser ini, tapi jangan sampai lepas kontrol sehingga tidak ada lagi proyek-proyek asalan yang sangat merugikan kepentingan orang banyak. Minimnya  rambu-rambu di tengah tiang penerangan jalan yang berdiri tanpa adanya pembatas jalan sangat membahayakan, ditambah lagi kondisi jalan yang rusak.
“Warga tidak tahu harus bilang apalagi kepada pemerintah karna dengan dalih Paser Bangkit 2013 tapi dengan cara merugikan masyarakat. Apakah harus menunggu korban, baru pemerintah memperhatikan kondisi jalur dua yang ada di Kecamatan Kuaro,” ungkapnya.(san)