Sabtu, 28 Juli 2012

Diam Tertindas Atau Bangkit Melawan ??

Selasa, 24 Juli 2012 , 08:43:00
Warga Paser Mayang Tuntut Camat
Minta Kades Terpilih Segera Dilantik

TANA PASER - Sedikitnya 80 warga Desa Paser Mayang Kecamatan Kuaro mendatangai Kantor Kecamatan Kuaro menyampaikan aspirasi. Permintaannya ialah, menolak ditugaskannya kembali mantan Sekdes Paser Mayang Majide yang dianggap tak mampu menjadi pengayom masyarakat secara keseluruhan. Kedua, segera melantik Kades terpilih.
Mereka diterima Camat Kuaro Ahmad Reyad dan langsung menggelar dialog untuk menampung aspirasi warga. Penolakan ini dilakukan menyikapi turunnya Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh pemerintah atas Majide untuk menjabat kembali sebagai Sekdes Paser Mayang setelah ditugaskan di Kantor Kecamatan Kuaro.
Turunnya SK tersebut dianggap warga akan menyulut permasalahan baru karena saat menjabat sebagai sekdes, Majide dianggap gagal hingga beberapa permasalahan desa tak dapat diselesaikan dengan baik. Dalam menjalankan tugas, Majide dinilai warga sudah cacat, karena banyak hal yang tak sesuai dengan harapan warga Paser Mayang.
Kami meminta pemerintah Paser untuk segera melantik Kades terpilih Agus Salim agar statusnya jelas dan sah sebagai Kades Paser Mayang. Kami harap aspirasi kami bisa didengar dan dilaksanakan. Jika tidak ada perhatian dari pemerintah, kami yakin permasalahan ini akan menimbulkan suasana tak kondusif  di desa kami.
“Terlalu lama kami tak memiliki kepala desa, jadi tolong jangan halangi kami untuk membangun desa kami,”sebut salah satu warga.Dalam surat permohonan yang disampaikan warga, mereka meminta agar dalam waktu sebulan bupati segera melantik Kades terpilih agar administrasi dan pelaksanaan pembangunan desa bisa segera berjalan.
Selain penolakan terhadap Majide, warga juga menolak dengan ditetapkannya 9 orang yang menjabat sebagai BPD Paser Mayang. Dari 9 nama yang di-SK-kan menjadi BPD, dianggap bukan pilihan warga Paser Mayang. “Permintaan ini benar-benar dari warga Pasir Mayang yang ingin perubahan dan menjadikan desa kami maju,”kata warga. (nan/lhl)